BorneoFlash.com, JAKARTA – Mabes Polri mengimbau pemudik memanfaatkan hotline 110 jika membutuhkan bantuan keamanan selama perjalanan.
“Kita berdoa agar semua aman. Bila membutuhkan bantuan, hubungi 110. Layanan ini gratis, dan Polri akan merespons cepat,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, di Jakarta, Rabu.
Ia meminta pemudik roda dua maupun roda empat memeriksa kondisi rem, ban, dan lampu kendaraan sebelum berangkat. Johnny juga menekankan pentingnya beristirahat bila merasa lelah.
“Berhenti 5–10 menit sebelum melanjutkan perjalanan. Kelelahan bisa menyebabkan microsleep yang berbahaya,” ujarnya.
Polri menyediakan fasilitas penitipan kendaraan di kantor polisi bagi pemudik yang ingin meninggalkan kendaraannya sementara.
“Kami menjamin keamanan kendaraan yang dititipkan di berbagai kantor polisi,” tambahnya.
Polri bersama stakeholder terkait menggelar Operasi Ketupat 2026 untuk memastikan mudik aman dan lancar. Selama periode mudik, Polri menyiagakan 2.756 posko, termasuk pos terpadu, pos pelayanan, dan pos pengamanan.
“Kami mengamankan 185.544 objek, mulai dari rumah ibadah, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, titik migrasi orang, hingga pelabuhan, terminal, stasiun, dan bandara,” kata Johnny.
Selain itu, Polri menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk menjaga kelancaran arus mudik. (*)






