BorneoFlash.com, JAKARTA – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pasokan BBM dan LPG nasional tetap cukup dan stabil meski tekanan geopolitik global meningkat.
Pemerintah terus memantau distribusi energi secara intensif sekaligus menyiapkan langkah antisipatif. Luhut menegaskan cadangan BBM memadai untuk kendaraan, sementara cadangan LPG cukup untuk rumah tangga.
PT Pertamina Patra Niaga melaporkan bahwa cadangan BBM dan LPG nasional aman. Untuk menjaga ketersediaan energi, Pertamina mengoptimalkan produksi kilang, meningkatkan produksi Pertalite, mengalihkan sebagian propylene menjadi LPG, dan memperkuat koordinasi dengan pemasok internasional.
Selain itu, PGN dan Pertamina Patra Niaga memaksimalkan penggunaan CNG di sektor industri yang bisa beralih dari LPG. Langkah ini memungkinkan distribusi LPG lebih fokus untuk kebutuhan rumah tangga.
Luhut menambahkan pemerintah juga memantau dua kapal tanker, MT Pertamina Pride dan MT Gamsunoro, yang berada di wilayah terdampak geopolitik.
Tim Pertamina berkomunikasi dengan kedua kapal setiap empat jam untuk memastikan keselamatan kru sekaligus memantau situasi di lapangan.
Menjelang mudik Lebaran, pemerintah memperkuat koordinasi dengan BUMN energi dan memantau distribusi BBM serta LPG di berbagai wilayah. Luhut menilai pelepasan cadangan minyak G7 dan meredanya ketegangan global berpotensi mendukung stabilitas energi nasional.
“Pemerintah memastikan pasokan energi tersedia, aman, dan stabil. Cadangan nasional cukup dan dapat dijaga dengan baik,” tutup Luhut. (*)








