Agar proses berjalan lebih lancar, Cris mengimbau pencaker untuk selalu memperbarui dan memaksimalkan profil di aplikasi SIAPkerja. Menurutnya, profil yang tertata dan diperbarui akan membantu mempercepat proses verifikasi di lapangan pada kesempatan-kesempatan seleksi berikutnya.
Melalui kegiatan ini, Cris menegaskan Kemnaker tidak hanya menjadi fasilitator, tetapi juga memastikan proses rekrutmen berjalan sesuai regulasi ketenagakerjaan yang berlaku, termasuk pemenuhan hak-hak pekerja sejak tahap awal seleksi. Dengan demikian, percepatan proses tetap dibarengi dengan kepastian prosedur yang tertib dan akuntabel.
“Kami imbau masyarakat, khususnya para pencaker yang ingin mengikuti agenda walk-in interview selanjutnya, untuk terus memantau informasi resmi melalui kanal media sosial @kemnaker dan portal resmi kemnaker.go.id,” kata Cris.
Ia juga mengajak pencaker ikut menyebarluaskan informasi bahwa Walk-In Interview digelar secara rutin di Gedung Pusat Pasar Kerja, agar lebih banyak masyarakat mendapat akses yang sama terhadap kesempatan kerja.

Sementara itu, Talent Acquisition Specialist PT Bangkit Lakukuliner Indonesia, Carmenita Natali, mengatakan walk-in interview sangat membantu perusahaan dalam merekrut pencaker yang berkualitas, dan tak sedikit yang sudah terserap di perusahaannya.
“Kami harap pemerintah terus mendukung industri food and beverages dalam pola rekrutmen pencaker seperti ini,” ujarnya. (*/Biro Humas Kemnaker)






