BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Lonjakan penghimpunan zakat di Kota Balikpapan menjadi sinyal menguatnya solidaritas sosial masyarakat.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyebut capaian tersebut sebagai fondasi membangun ekonomi berbasis kepedulian di momentum Ramadan 1447 Hijriah.
Hal itu disampaikan Rahmad saat menghadiri penyaluran zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan kepada para mustahik, di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center, pada Sabtu (28/2/2026).
Menurutnya, peningkatan penghimpunan zakat dari sekitar Rp4,5 miliar pada tahun sebelumnya menjadi kurang lebih Rp10 miliar tahun ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan tumbuhnya kesadaran kolektif warga untuk saling menguatkan.
“Ini adalah amanah besar. Dana yang dihimpun harus benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak, baik untuk kebutuhan pendidikan mahasiswa, kebutuhan keluarga kurang mampu, maupun saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan tunai minimal Rp500.000 disalurkan kepada para mustahik. Pemerintah Kota memastikan distribusi dilakukan tertib dan aman, serta membuka ruang pelaporan jika terdapat kendala dalam penerimaan bantuan.
Namun lebih dari sekadar bantuan sesaat, Rahmad menekankan pentingnya menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan jangka panjang.







