BorneoFlash.com, NUSANTARA — Masyarakat lokal terus didorong agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi tampil sebagai pelaku utama dalam pengembangan ekonomi kreatif di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Melalui program KUMPUL (Kreatif Usaha Marketing Packaging Untung Laris) Lagi, Otorita IKN menghadirkan workshop peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha lokal.
Kegiatan tersebut berlangsung di Multifunction Hall Kantor Bersama 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Kamis (26/02/2026), dan menjadi tindak lanjut kolaborasi sebelumnya bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Nusantara.
Workshop digelar selama tiga hari dengan melibatkan 29 peserta terpilih dari total 64 pendaftar. Mereka berasal dari sejumlah wilayah penyangga IKN, seperti Sepaku, Samboja, Samboja Barat, Loa Janan, Loa Kulu, hingga Muara Jawa.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas pelaku usaha lokal agar mampu naik kelas dan berkembang secara berkelanjutan.
“Saya ingin melihat ibu-ibu di tempat yang lebih tinggi lagi. Mudah-mudahan kita akan bertemu di acara tahun depan, di acara yang levelnya lebih tinggi,” ujarnya.
Dalam workshop ini, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari penguatan brand dan branding, manajemen pasar, pengelolaan kemasan produk, hingga teknik pemasaran kekinian.








