Kecelakaan Berulang, DPRD Kaltim Tekankan Urgensi Jalur Lingkar untuk Truk Berat

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Ardiansyah
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur, Subandi. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur, Subandi. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
banner 300×250

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Subandi, menegaskan perlunya percepatan pembangunan jalan lingkar menyusul kembali terjadinya kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa di Jalan Juanda. 

 

Ia menilai keberadaan jalur alternatif tersebut mendesak untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kendaraan berat yang masih melintas di dalam kota.

 

Menurut Subandi, persoalan truk bertonase besar yang memasuki kawasan perkotaan bukanlah isu baru.

 

Sejak lebih dari lima tahun lalu, Komisi III DPRD Kaltim telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) serta Dinas Perhubungan guna merumuskan solusi permanen.

 

“Permasalahan kendaraan bertonase besar yang melintasi kawasan perkotaan telah lama kami bahas, dan solusi berupa pembangunan jalan lingkar sebenarnya sudah dirancang sejak beberapa tahun lalu,” ujarnya, pada Jumat (27/2/2026).

 

Pemerintah Provinsi sebelumnya menargetkan proyek tersebut rampung pada 2027. Jalan lingkar direncanakan menghubungkan Jembatan Mahakam Ulu hingga Bandara APT Pranoto di Sungai Siring, serta terkoneksi dengan Simpang Badak dan kawasan strategis lainnya. Pembangunan ini bertujuan mengalihkan kendaraan berat agar tidak lagi melalui pusat kota.

 

“Kendaraan dengan kapasitas muatan besar seharusnya tidak memasuki wilayah padat penduduk. Namun, karena jalur alternatif belum sepenuhnya tersedia, kendaraan tersebut masih melintas di dalam kota,” tegasnya.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.