Ruang Kelas Rusak Masih Jadi Tantangan, Disdikbud Kukar Susun Strategi Rehabilitasi Terukur

oleh -
Penulis: Ernita Sriana
Editor: Ardiansyah
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana 
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana 
banner 300×250

“Kami menyusun strategi rehabilitasi secara bertahap. Tidak bisa sekaligus, tetapi kami pastikan yang paling mendesak akan didahulukan,” jelasnya.

 

Selain mempertimbangkan tingkat kerusakan, Disdikbud juga melihat jumlah peserta didik serta kelengkapan administrasi lahan sebagai bagian dari pertimbangan teknis penganggaran.

 

“Ada beberapa sekolah yang status lahannya masih perlu penyelesaian. Itu juga menjadi perhatian agar proses rehabilitasi tidak terkendala secara regulasi,” tambah Heriansyah.

 

Tak hanya fokus pada perbaikan fisik bangunan, Disdikbud Kukar juga mengkaji opsi penggabungan sekolah dengan jumlah murid sangat minim di kawasan berdekatan guna meningkatkan efisiensi dan optimalisasi fasilitas.

 

“Langkah ini untuk memastikan pelayanan pendidikan tetap berjalan efektif, sekaligus pemerataan sarana bisa lebih maksimal,” terangnya.

 

Dengan strategi yang disusun secara terukur, Disdikbud Kukar berharap perbaikan infrastruktur pendidikan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak langsung terhadap kualitas proses belajar mengajar di seluruh wilayah Kukar.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.