DAS dan Perbukitan Jadi Fokus, Kukar Perketat Pemantauan Cuaca hingga Maret 2026

oleh -
Penulis: Ernita Sriana
Editor: Ardiansyah
Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
banner 300×250

Selain itu, potensi dampak lain seperti genangan di permukiman dan pohon tumbang akibat angin kencang juga perlu diantisipasi.

 

Aparatur wilayah diminta memastikan sistem drainase berfungsi optimal serta menjalin komunikasi aktif dengan relawan dan unsur kebencanaan setempat.

 

“Kecepatan informasi sangat menentukan. Jika terjadi kondisi darurat, laporan harus segera disampaikan secara berjenjang agar penanganan tidak terlambat,” kata Sunggono.

 

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan personel dan sarana pendukung di masing-masing wilayah. Menurutnya, mitigasi yang baik akan sangat membantu menekan potensi kerugian dan risiko korban.

 

“Cuaca memang tidak bisa kita kendalikan, tetapi kesiapan dan koordinasi bisa meminimalkan dampaknya,” pungkasnya.

 

Dengan penguatan pemantauan di titik-titik rawan tersebut, Pemkab Kukar berharap masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman meski berada di tengah potensi cuaca ekstrem pada awal tahun ini.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.