Jelang Idulfitri, Satgas Pangan Kaltim Perketat Pengawasan Spekulan Diingatkan Jangan Bermain Harga

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Satgas Pangan Polda Kaltim turun langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Pandansari, Balikpapan Barat, pada Selasa (24/2/2026). Foto:BorneoFlash/Niken Sulastri
Satgas Pangan Polda Kaltim turun langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Pandansari, Balikpapan Barat, pada Selasa (24/2/2026). Foto:BorneoFlash/Niken Sulastri
banner 300×250

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pergerakan harga sejumlah bahan pokok mulai menunjukkan kenaikan. 

 

Mengantisipasi potensi permainan harga dan penimbunan, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Timur (Kaltim) turun langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Pandansari, Balikpapan Barat, pada Selasa (24/2/2026).

 

Sidak dilakukan bersama Dinas Perdagangan, Dinas Pangan, Tim Saber Pelanggaran Harga, serta Perum Bulog. Tim memantau langsung perkembangan harga dan ketersediaan stok di tingkat pedagang.

 

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kaltim, Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas, menegaskan tidak akan memberi ruang bagi oknum yang mencoba memanfaatkan momentum Ramadan dan Idulfitri untuk meraup keuntungan secara melawan hukum.

 

“Kami tidak akan mentolerir praktik penimbunan maupun spekulasi harga. Jika ditemukan bukti ada upaya sengaja menahan barang untuk menaikkan harga, akan kami proses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

 

Dari hasil pemantauan, harga cabai rawit tercatat melonjak dari sekitar Rp60 ribu menjadi Rp85 ribu per kilogram. Daging beku naik ke kisaran Rp130 ribu per kilogram, sementara daging sapi segar berada di angka Rp160 ribu per kilogram.

 

Sebaliknya, harga beras relatif terkendali dan masih berada di bawah atau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Meski demikian, tim menemukan adanya kekosongan stok minyak goreng merek Minyakita di beberapa lapak pedagang.

 

Menurut Yugo, pola kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan kerap terjadi setiap tahun. Namun pihaknya telah mengantisipasi dengan pengawasan lebih awal, termasuk menyasar jalur distribusi dan gudang penyimpanan.

 

“Kami melakukan pendalaman di tingkat distributor untuk memastikan distribusi berjalan normal dan tidak ada hambatan pasokan buatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Peduli Lingkungan, PWI Balikpapan Aksi Bersih Pantai
Satgas Pangan Polda Kaltim turun langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Pandansari, Balikpapan Barat, pada Selasa (24/2/2026). Foto:BorneoFlash/Niken Sulastri
Satgas Pangan Polda Kaltim turun langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Pandansari, Balikpapan Barat, pada Selasa (24/2/2026). Foto:BorneoFlash/Niken Sulastri

Selain langkah penegakan hukum, Polda Kaltim juga mendorong intervensi melalui operasi pasar murah bersama pemerintah daerah dan Bulog guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

 

Bulog memastikan stok beras mencukupi untuk kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat, dan operasi pasar akan terus digelar di sejumlah titik untuk meredam gejolak harga.

 

Satgas Pangan menegaskan pengawasan akan diperketat hingga mendekati Idulfitri. Aparat juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi penimbunan atau permainan harga.

 

“Kami ingin masyarakat tenang menjalankan ibadah Ramadan tanpa dibebani lonjakan harga akibat ulah spekulan. Negara hadir untuk melindungi kepentingan publik,” pungkas Yugo. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.