Salah satu pelaku ekonomi kreatif yang mendapat perhatian pemerintah daerah adalah Rumah Produksi Salambar di Kelurahan Salok Api Darat, Kecamatan Samboja Barat.
Industri rumahan ini memproduksi kain berbahan serat alami dari tanaman lokal dan pohon endemik.
Dalam kunjungannya beberapa waktu lalu, Rendi menilai usaha tersebut memiliki potensi untuk berkembang lebih luas, terlebih wilayah Samboja Barat termasuk dalam kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Usahanya memang baru sekitar satu tahun berjalan, tetapi sudah menunjukkan perkembangan. Ini berawal dari inisiatif ibu-ibu rumah tangga yang ingin membuka lapangan kerja,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan agar kapasitas produksi meningkat dan kualitas produk mampu menembus pasar nasional.
“Kita ingin produk lokal Kukar tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Rendi.
Pemkab Kukar berharap penguatan UMKM dan ekonomi kreatif dapat menjadi fondasi baru dalam membangun perekonomian daerah yang lebih mandiri dan berkelanjutan.







