Sementara melalui Energizing New Fitrah, KPB menggelar tabligh akbar sebagai penguatan spiritual internal menjelang Idulfitri.
Di bidang sosial, Energizing Others diwujudkan dengan penyaluran 2.200 paket hari raya untuk instansi dan masyarakat sekitar, santunan kepada tujuh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dan pondok pesantren, serta program berbagi baju Lebaran bagi 70 anak di sekitar wilayah operasional.
Tak hanya itu, melalui program Energizing Recite Al-Qur’an, pekerja mengikuti tadarus selama 1–15 Ramadan. Setiap satu juz Al-Qur’an yang diselesaikan akan dikonversikan menjadi donasi Rp 70.000 untuk kegiatan sosial, sehingga ibadah personal turut berdampak langsung bagi masyarakat.
KPB juga menyelenggarakan Energizing Ramadan Bazaar yang melibatkan pekerja dan mitra binaan, serta Energizing The Mudik Journey sebagai bentuk apresiasi bagi pekerja menjelang Idulfitri.
Vice President (VP) Legal & Relation KPB, Asep Sulaeman, menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan di lingkungan perusahaan.

“Keberkahan bukan hanya tentang aspek spiritual, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan, membangun kebersamaan, dan memastikan setiap langkah kami membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Melalui rangkaian program ini, KPB menegaskan bahwa energi yang dihadirkan perusahaan tidak hanya menggerakkan industri, tetapi juga menguatkan iman dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Balikpapan. (*)








