BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bergerak cepat merespons kekosongan tenaga guru dan tenaga kesehatan dengan menyiapkan pengajuan sekitar seribu formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun 2026.
Dua sektor pelayanan dasar tersebut dipastikan menjadi prioritas utama dalam usulan ke pemerintah pusat.
Kepala Badan Kepegawaian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Purnomo, mengatakan untuk sementara pengisian kekosongan di sekolah diatur secara internal oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan.
“Untuk mengisi kekosongan guru dan tenaga kesehatan, mekanisme operasional sementara kami serahkan ke Dinas Pendidikan untuk mengatur pembagian waktu atau mengisi kelas yang kosong. Itu diatur internal,” ujarnya, di Balai Kota Balikpapan, pada Rabu (18/2/2026).
Namun di sisi kebijakan jangka menengah,BKPSDM tengah mempersiapkan pengajuan formasi ke Kementerian PAN-RB (Menpan).
Pasalnya, seluruh kebutuhan ASN daerah harus diajukan dan mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat.
“Kebutuhan itu harus kita ajukan ke pusat. Prioritas kami adalah mendapatkan formasi PNS, karena pemenuhannya memang dari pusat,” tegasnya.







