Meski demikian, Pemkot memastikan pekerjaan tetap berjalan setiap tahun agar progres penataan tidak terhenti dan konektivitas kawasan dapat terwujud sesuai rencana.
Ia menargetkan seluruh jalur penghubung dari Pasar Pagi hingga Masjid Raya Darussalam dapat tersambung sepenuhnya paling lambat pada 2029.
Untuk tahun ini, fokus pembangunan berada pada koridor utama menuju masjid, sementara tahun berikutnya akan diperluas ke segmen lain, termasuk kawasan Citra Niaga.
“Pada tahun berjalan kami memulai pembangunan koridor dari Pasar Pagi menuju Masjid Raya. Selanjutnya, pengembangan akan dilanjutkan ke segmen lain, termasuk kawasan Citra Niaga,” jelasnya.
Selain pembangunan akses jalan, Pemkot juga meneruskan penyelesaian pekerjaan di kawasan Teras Samarinda II yang berada di depan area tersebut.
Penataan lanjutan mencakup pembenahan sistem drainase di sekeliling Masjid Raya Darussalam guna mendukung fungsi kawasan yang lebih tertata.
“Penataan yang kami lakukan tidak hanya berfokus pada satu atau dua bangunan, melainkan keseluruhan kawasan, termasuk penutupan drainase di sekitar masjid agar tata ruangnya lebih rapi dan nyaman,” pungkas Andi Harun.







