BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mengintensifkan penanganan persoalan rembesan air hujan yang terjadi di bangunan Pasar Pagi.
Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah pemasangan penutup fleksibel pada sejumlah titik yang dinilai rawan terdampak tampias. Saat ini, rencana tersebut telah memasuki tahap persiapan pengadaan.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy, menjelaskan bahwa sistem penutup yang akan diterapkan dirancang menyerupai mekanisme rolling door, namun tidak menggunakan model pintu geser konvensional.
Perangkat tersebut tetap memperhatikan aspek sirkulasi udara di dalam bangunan pasar.
“Rancangan yang digunakan mengadopsi sistem pintu gulung, tetapi bukan berupa pintu geser biasa. Ketika hujan turun, penutup dapat difungsikan secara maksimal, dan saat kondisi cuaca kembali cerah, dapat dibuka sehingga aktivitas serta sirkulasi udara tetap terjaga,” ujarnya, pada Selasa (17/2/2026).
Pemasangan akan difokuskan pada lantai yang memiliki tingkat kerawanan tertinggi terhadaptampias air hujan. Beberapa area prioritas berada di sisi kiri dan kanan bangunan, termasuk bagian yang berbatasan dengan Gang Pandai dan Jalan Tumenggung.





