Menurutnya, perangkat tersebut telah dipesan dan ditargetkan dapat terpasang pada tahun ini. Pemerintah menargetkan penanganan persoalan tampias air di Pasar Pagi dapat rampung sepenuhnya pada 2026.
“Perangkat penutup sudah dalam proses pemesanan dan kami menargetkan pemasangannya dapat diselesaikan tahun ini, sehingga penanganan menyeluruh persoalan tampias bisa tuntas pada 2026,” jelasnya.
Dari sisi pembiayaan, pemasangan pada struktur utama bangunan akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Sementara itu, pemerintah juga berupaya memperoleh dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pekerjaan tambahan, khususnya pada bagian tangga yang berpotensi membahayakan pengunjung saat kondisi basah.
Ia menambahkan bahwa percepatan pelaksanaan program ini juga mempertimbangkan kondisi cuaca yang semakin tidak menentu.
“Kami masih melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak agar dukungan CSR dapat terealisasi, terutama untuk penanganan area tangga yang memerlukan perhatian tambahan demi keselamatan pengunjung,” pungkasnya.







