“PSHT harus dikenal sebagai organisasi yang menjunjung tinggi persaudaraan, kedisiplinan, dan keteladanan sosial. Pencak silat adalah seni bela diri yang mengajarkan pengendalian diri, bukan agresivitas,” tegasnya.
Bagus menambahkan, menjaga ketertiban di lingkungan, di jalan raya, maupun di tempat tinggal masing-masing merupakan cermin kedewasaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pemkot Balikpapan, lanjutnya, menyambut baik kegiatan sosial yang bersifat sportif dan edukatif seperti ini. Ia berharap aksi serupa dapat diikuti berbagai komunitas dan elemen masyarakat sehingga tercipta gerakan kolektif membangun kota.
“Kalau semua komunitas bergerak, Balikpapan akan semakin bersih dan tertib. Ini kota yang kita cintai bersama,” katanya.

Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Bagus juga mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai momentum memperkuat iman, menumbuhkan kesabaran, serta mempererat persaudaraan di tengah kemajemukan Kota Balikpapan.
Aksi bersih pantai ini menjadi simbol bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi gerakan bersama demi keberlanjutan kota pesisir yang menjadi kebanggaan warganya. (*)





