Hilal Belum Terlihat Secara Hisab, Awal Ramadan Menanti Sidang Isbat

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Pemantauan rukyatul hilal di Kawasan Balikpapan Islamic Center, pada Selasa (17/2/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Pemantauan rukyatul hilal di Kawasan Balikpapan Islamic Center, pada Selasa (17/2/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Menariknya, proses rukyat kali ini juga mengungkap sejumlah kendala teknis. Pantulan kaca gedung dan embun akibat pendingin ruangan dinilai memengaruhi kejernihan lensa teropong, terutama pada malam hari.

 

Kondisi tersebut mendorong Kemenag Balikpapan mengusulkan pemanfaatan area terbuka di bagian atas gedung sebagai lokasi rukyat permanen tanpa penghalang.

 

Bahkan, muncul gagasan menghadirkan fasilitas teropong tetap layaknya observatorium mini di kota ini.

 

“Mudah-mudahan ke depan ada pusat rukyat yang representatif. Bagian atas untuk pengamatan tenaga ahli, sementara bagian bawah tetap bisa untuk kegiatan seremonial,” katanya.

 

Bagi Masrivani, penentuan awal Ramadan bukan sekadar soal hitungan astronomi atau terlihat tidaknya hilal.

 

Lebih dari itu, momen ini menjadi ruang belajar tentang persatuan di tengah perbedaan metode hisab dan rukyat.

Pemantauan rukyatul hilal di Kawasan Balikpapan Islamic Center, pada Selasa (17/2/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Pemantauan rukyatul hilal di Kawasan Balikpapan Islamic Center, pada Selasa (17/2/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

“Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan ego. Ketika keputusan sudah ditetapkan, di situlah kita belajar tentang keikhlasan dan persaudaraan,” tuturnya.

 

Pemerintah pusat dijadwalkan menggelar sidang isbat pada malam hari ini untuk menetapkan secara resmi awal Ramadan 1447 Hijriah. 

 

Sementara itu, umat Islam di Balikpapan diimbau menunggu pengumuman resmi sembari menyiapkan hati menyambut bulan suci dengan penuh ketenangan dan kebersamaan. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.