Kehadiran aparat kepolisian di lapangan juga memastikan arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap lancar dan kondusif sepanjang pelaksanaan perayaan Imlek.
Kabag Ops Sat Brimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, menegaskan bahwa pengerahan unit Gegana dalam pengamanan hari besar keagamaan merupakan bagian dari prosedur peningkatan pengamanan wilayah.
“Kehadiran kami di Vihara Buddha Manggala adalah untuk menjamin bahwa kemeriahan perayaan Imlek tidak terganggu oleh ancaman apa pun. Kami mengedepankan langkah preventif agar masyarakat dapat merayakan momen penting ini dengan penuh kedamaian dan rasa aman yang maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan tersebut merupakan wujud nyata implementasi filosofi Bakti Brimob untuk Masyarakat dalam merawat kebhinekaan di Kalimantan Timur.
“Selamat Tahun Baru Imlek bagi warga yang merayakan. Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat kerukunan antarumat beragama di Kalimantan Timur. Kami akan selalu hadir melindungi setiap warga negara dalam menjalankan ibadahnya. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.
Dengan pengamanan yang maksimal dan sinergi seluruh pihak, rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Balikpapan berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana persaudaraan. (*)





