Pada tahap awal, SPPG melayani 1.189 peserta didik dari empat sekolah di wilayah Penajam.
Peresmian SPPG Polres PPU ditandai secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati PPU, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung fasilitas gedung SPPG.
Dalam sarana virtual, Kapolri juga menegaskan bahwa Polri siap mengawal pelaksanaan program pemenuhan gizi agar berjalan aman, tepat sasaran, dan transparan.
Polri juga menargetkan pembangunan 1.500 SPPG di seluruh Indonesia pada tahun 2026 guna memperluas jangkauan penerima manfaat.
Sementara itu, Presiden Republik Indonesia dalam arahannya menekankan bahwa program SPPG merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia unggul.
Presiden juga mengingatkan pentingnya pengelolaan yang profesional, higienis, dan transparan, serta mendorong pemanfaatan bahan pangan dari petani dan pelaku usaha lokal untuk memperkuat perekonomian daerah. (*)







