Ia menegaskan, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
Terlebih generasi muda, yang diharapkan tidak hanya mencintai alam, tetapi juga menjadi penggerak kampanye lingkungan di komunitasnya masing-masing.
Momentum kegiatan ini juga selaras dengan tema HUT ke-129 Kota Balikpapan, Harmoni Menuju Kota Global.
Harmoni yang dimaksud, kata Bagus, bukan hanya hubungan antar manusia, tetapi juga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

Melalui Jelajah Alam Pemuda, pemerintah berharap lahir kesadaran kolektif bahwa kepedulian terhadap lingkungan hari ini merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan kota.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan semakin menumbuhkan semangat generasi muda dalam menjaga lingkungan kota yang kita cintai,” tutupnya. (*)





