Ia menjelaskan, program “Memilah Sampah Menabung Emas” menjadi semangat yang digalakkan Pegadaian bersama Otorita IKN untuk mengendalikan pencemaran lingkungan, khususnya sampah plastik. Botol plastik, misalnya, dapat ditukarkan menjadi nilai rupiah melalui mesin RVM yang telah tersedia di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.
Lazuardi menambahkan, aksi bersih ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah lokasi wisata alam IKN, seperti Gunung Parung, Air Terjun Tembinus, dan Batu Dinding. Kegiatan tersebut melibatkan personel Grup 4 Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Balai Perhutanan Sosial Kutai Kartanegara, serta aparat kewilayahan dari Kecamatan Samboja Barat dan Kelurahan Sungai Merdeka.
Kolaborasi lintas instansi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan di kawasan Nusantara. Kapten Lefitar dari Grup 4 Kopassus menegaskan kesiapan satuannya untuk mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan.

“Dalam menjalankan program pemerintah, kolaborasi antarinstansi sangat diperlukan dan Kopassus siap hadir membantu,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Otorita IKN bersama para pemangku kepentingan terus mendorong penguatan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan kawasan Ibu Kota Nusantara. (*/Humas Otorita IKN)







