Turun Drastis, SILPA Samarinda Rp78 Miliar Dinilai Rawan Tekan APBD 2026

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Ardiansyah
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Pemerintah Kota Samarinda tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp78 miliar mendapat perhatian serius dari Komisi II DPRD Samarinda

 

Nilai tersebut dipandang sebagai pijakan awal kemampuan fiskal daerah pada 2026, namun dianggap belum cukup kuat untuk menopang berbagai kewajiban yang harus diselesaikan.

 

Komisi II menilai besaran SILPA itu perlu dikaji secara cermat, mengingat pemerintah daerah masih memiliki beban pembayaran proyek serta kebutuhan pembiayaan program lanjutan. 

 

Jika tidak dikelola dengan hati-hati, kondisi ini dikhawatirkan dapat menekan stabilitas keuangan daerah pada tahun anggaran mendatang.

 

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menyampaikan bahwa tren SILPA dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan penurunan signifikan. 

 

Menurutnya, angka Rp78 miliar pada 2025 jauh lebih rendah dibanding capaian tahun-tahun sebelumnya.

 

“Berdasarkan data yang kami terima, SILPA tahun 2025 berada pada kisaran Rp78 miliar dan akan menjadi dasar kapasitas fiskal Pemerintah Kota Samarinda dalam menyusun pembiayaan tahun 2026,” ujarnya, pada Rabu (11/2/2026).

 

Ia merinci, pada 2024 SILPA masih mencapai Rp284 miliar. Bahkan pada 2023 sebesar Rp585 miliar dan pada 2022 menyentuh Rp998 miliar. 

 

Penurunan tersebut dinilai sebagai sinyal yang harus dievaluasi secara menyeluruh agar tidak mengganggu kemampuan pembiayaan daerah ke depan.

 

Karena itu, Komisi II mendorong dilakukan penelaahan komprehensif terhadap neraca keuangan 2025. 

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.