BorneoFlash.com, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menggelar Manasik Haji Nasional secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
“Hari ini kami membuka manasik haji secara nasional bagi calon jamaah haji. Ini amanat undang-undang dan Perpres,” ujar Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu.
Gus Irfan menyampaikan, pemerintah telah menerima laporan kesiapan manasik dari berbagai daerah. Secara umum, pelaksanaan dinyatakan siap. Pemerintah kini fokus memperkuat pembekalan jamaah.
Pemerintah memberikan materi fikih manasik haji dan tata cara ibadah. Selain itu, pemerintah juga menekankan edukasi kesehatan. Pembekalan ini mencakup masa sebelum keberangkatan dan selama di Tanah Suci.
“Kami membekali jamaah dengan pemahaman manasik haji serta pentingnya menjaga kesehatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah memprioritaskan kesiapan fisik dan mental jamaah. Langkah ini bertujuan agar ibadah berjalan lancar.
“Kesiapan fisik dan mental menjadi bekal utama jamaah,” katanya.
Gus Irfan memastikan tim kesehatan memantau kondisi jamaah secara berkelanjutan. Pemantauan dilakukan melalui jaringan layanan kesehatan di berbagai daerah.
“Kami meminta pusat kesehatan terus memantau kondisi jamaah haji,” ujarnya. (*)







