Selain itu, sejumlah institusi pendidikan juga akan segera beroperasi, seperti Sekolah Taruna Nusantara, Sekolah Garuda, sekolah terpadu Kementerian Agama, serta empat sekolah internasional yang telah melakukan peletakan batu pertama, yakni Nusantara Intercultural School (NIS), Australian Independent School Nusantara (AIS), Sekolah Islam Al-Azhar Summarecon Nusantara, dan Sekolah Bina Bangsa Nusantara.
Otorita IKN juga melakukan pendampingan mutu terhadap 43 sekolah eksisting di wilayah KIPP sebagai bagian dari kesiapan ekosistem pendidikan.
“Bidang pendidikan di IKN sudah mulai siap untuk mendukung perpindahan ibu kota,” tegas Suwito.
Dari sisi jaminan sosial, layanan BPJS Kesehatan telah tersedia di Rumah Sakit Hermina Nusantara dan Rumah Sakit Mayapada Nusantara. Sementara layanan BPJS Ketenagakerjaan untuk kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja juga sudah dapat diakses di wilayah KIPP.
Untuk pelayanan peribadatan, Otorita IKN tengah menyiapkan operasional Masjid Negara IKN yang direncanakan mulai beroperasi pada Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi. Berbagai kegiatan keagamaan telah disiapkan, mulai dari salat lima waktu, tarawih, salat Jumat, kultum, pengajian, peringatan Nuzulul Qur’an, hingga salat Idul Fitri.
“Masjid Negara IKN kami siapkan sebagai pusat kegiatan ibadah dan kebersamaan. Kami mengajak seluruh insan Otorita IKN untuk memeriahkan Ramadan di Masjid Negara IKN, yang juga akan dilengkapi bazar Ramadan dan takjil berbuka puasa,” ujar Suwito.
Selain Masjid Negara, Otorita IKN juga telah mengoordinasikan pelayanan ibadah di 12 masjid dan 37 musala di wilayah KIPP, baik di kawasan perkantoran, hunian pekerja konstruksi, maupun rumah susun, termasuk pelayanan ibadah bagi umat Kristiani.

Troy menambahkan, kesiapan pelayanan peribadatan menjadi bagian penting dalam menciptakan kenyamanan, ketenangan batin, dan ketahanan mental ASN selama proses perpindahan ke IKN.
“Dengan pelayanan dasar yang semakin lengkap, kami optimistis ASN dapat pindah ke IKN dengan rasa aman, nyaman, dan percaya diri dalam menyongsong pusat pemerintahan baru Indonesia,” pungkasnya. (*/Humas Otorita IKN)







