Hujan Gerimis Iringi HUT ke-129 Balikpapan, Wali Kota Tekankan Harmoni dan Kolaborasi Menuju Kota Global

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Upacara Peringatan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan di Halaman Balai Kota Balikpapan, pada Selasa (10/2/2026), Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Upacara Peringatan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan di Halaman Balai Kota Balikpapan, pada Selasa (10/2/2026), Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Hujan gerimis yang turun sejak pagi tidak menyurutkan kekhidmatan Upacara Peringatan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan di Halaman Balai Kota Balikpapan, pada Selasa (10/2/2026). 

 

Upacara yang dipusatkan di Balai Kota Balikpapan itu justru menjadi simbol keteguhan kota berjuluk Madinatul Iman, dalam melangkah menuju masa depan sebagai kota global yang berdaya saing.

 

Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud dalam amanatnya menegaskan bahwa usia 129 tahun bukanlah perjalanan singkat. Sejak pengeboran minyak pertama pada 1897, Balikpapan telah bertransformasi dari kawasan kecil di pesisir menjadi kota industri modern yang memegang peran penting dalam pembangunan nasional.

 

“Dengan usia yang semakin matang, harapan dan ekspektasi terhadap Balikpapan juga semakin besar. Karena itu, tema Harmoni Menuju Kota Global menjadi penegasan komitmen kita untuk terus maju tanpa meninggalkan kebersamaan, kearifan lokal, dan kelestarian lingkungan,” ujar Rahmad Mas’ud, saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan.

 

Ia menekankan, peringatan hari jadi tidak boleh dimaknai sebatas seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat kolaborasi lintas elemen, mulai dari pemerintah, BUMN, BUMD, swasta, hingga masyarakat. 

Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan di Halaman Balai Kota Balikpapan, pada Selasa (10/2/2026), Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan di Halaman Balai Kota Balikpapan, pada Selasa (10/2/2026), Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Menurutnya, rasa memiliki terhadap kota menjadi kunci agar pembangunan berjalan seirama dan berkelanjutan. Upacara HUT tahun ini digelar dengan konsep sederhana namun tetap khidmat, sebagai bentuk solidaritas dan empati atas bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Indonesia. 

 

Meski demikian, suasana tetap semarak dengan penampilan tarian kolosal yang mencerminkan kekayaan budaya dan semangat kebersamaan warga Balikpapan.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.