HUT ke-129, Wali Kota Tegaskan Balikpapan Siap Melangkah Menuju Kota Global

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud saat sambutan pada rapat paripurna DPRD Balikpapan, di Grand Senyiur Hotel Balikpapan, pada Senin (9/2/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud saat sambutan pada rapat paripurna DPRD Balikpapan, di Grand Senyiur Hotel Balikpapan, pada Senin (9/2/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan akan memasuki usia ke-129 tahun pada 10 Februari 2026. 

 

Momentum ini dimaknai Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud sebagai perjalanan panjang transformasi kota menjadi salah satu wajah peradaban masa depan bangsa, seiring hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pengembangan pusat pengolahan minyak terbesar di Indonesia.

 

Rahmad Mas’ud menegaskan, Balikpapan kini tidak lagi sekadar dikenal sebagai kota jasa, industri, dan perdagangan. Peran strategisnya terus menguat sebagai lokomotif perekonomian baru yang menopang kemajuan nasional.

 

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 tahun ini mengusung tema Harmoni Menuju Kota Global. Tema tersebut, menurut Rahmad, mencerminkan komitmen pemerintah kota bahwa kemajuan pembangunan harus berjalan seiring dengan harmoni sosial dan kelestarian lingkungan.

 

“Harmoni dalam keberagaman adalah kekuatan utama Balikpapan. Di saat yang sama, visi kota global menuntut peningkatan standar pelayanan publik dan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya, dalam sambutan pada rapat paripurna DPRD Balikpapan, di Grand Senyiur Hotel Balikpapan, pada Senin (9/2/2026). 

 

Ia menyebutkan, momentum hari jadi kota menjadi panggilan bagi seluruh elemen baik pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk terus bersinergi dan berinovasi dalam menjawab tantangan masa depan, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur Madinatul Iman yang menjadi fondasi kota.

 

Rahmad Mas’ud juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Balikpapan yang selama ini aktif menjaga ketertiban, kondusivitas, dan mendukung kemajuan kota. Dukungan masyarakat dinilai menjadi modal utama dalam mewujudkan visi pembangunan jangka menengah daerah 2025–2029, yakni menjadikan Balikpapan sebagai kota global yang nyaman untuk semua.

 

Reputasi Balikpapan di tingkat nasional dan internasional, lanjutnya, merupakan hasil dedikasi dan sinergi seluruh warga kota, serta buah dari kepemimpinan para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan yang kuat.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News