Menurut Rahmad, pembangunan fasilitas publik ramah anak tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan penataan kota secara menyeluruh, termasuk jalur pedestrian dan ruang publik lainnya.
“Pemerintah hadir memastikan fasilitas publik terus meningkat kualitasnya, tidak hanya ramah anak, tapi juga ramah disabilitas dan kelompok rentan lainnya,” katanya.
Taman RBRA Ceria dibuka gratis untuk masyarakat setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WITA.
Pemkot Balikpapan juga melengkapi kawasan taman dengan papan imbauan tata tertib guna menjaga keamanan, kebersihan, dan kenyamanan bersama.

Sejumlah orang tua menyambut positif keberadaan taman tersebut. Mereka menilai RBRA Ceria menjadi alternatif ruang bermain yang aman di tengah keterbatasan lahan, sekaligus mengurangi ketergantungan anak pada gawai.
Melalui Taman RBRA Ceria, Pemkot Balikpapan menegaskan arah pembangunan kota yang tidak hanya mengejar pertumbuhan fisik, tetapi juga memastikan anak-anak memiliki ruang untuk tumbuh, bermain, dan berkembang secara sehat sebagai generasi masa depan. (*)





