Saat itu, masalah likuiditas Master Bank sudah terdeteksi. Namun Lula menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan intervensi politik dan menyerahkan sepenuhnya kepada investigasi teknis Bank Sentral.
“Dia mengeluh ada orang-orang yang mencoba menjatuhkannya,” ujar Lula.
“Siapa pun yang terlibat harus membayar harga atas ketidakbertanggungjawaban yang mungkin telah menyebabkan skandal keuangan terbesar dalam sejarah negara ini,” tegasnya.
Menteri Kehakiman Ricardo Lewandowski juga terseret, di mana firma hukumnya pernah menerima kontrak konsultasi bernilai besar dari Master Bank pada 2023.
Meski begitu, pemerintah menyatakan Lewandowski telah mengakhiri seluruh kontrak tersebut sebelum menjabat.
Sebenarnya, tak hanya pemerintahan sekarang yang “panas” karena Vorcaro tapi juga presiden sebelumnya.
Ipar Vorcaro yang berprofesi sebagai pendeta evangelis disebut sebagai penyumbang terbesar kampanye mantan Presiden sayap kanan Jair Bolsonaro pada pemilu 2022. (*)





