Selain pertunjukan budaya, kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang interaksi sosial. Acara akan dimeriahkan oleh sinden Niken Salindry, Gareng Semarang, serta Cipet Banjar Masak, dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.
Panitia turut menyiapkan berbagai door prize menarik, termasuk hadiah utama paket umrah untuk dua orang, serta hadiah lain seperti sepeda motor, sepeda, televisi, telepon genggam, hingga voucher belanja. Pembagian door prize akan dilakukan langsung di lokasi acara.
Tak hanya itu, Polda Kaltim juga melibatkan pelaku UMKM lokal dengan menyediakan stan di sekitar area pertunjukan. Langkah ini diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memberi ruang promosi bagi pelaku usaha kecil.
Polda Kaltim juga akan mengundang berbagai komunitas lintas budaya di Kalimantan Timur guna memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro mengajak masyarakat untuk bersama-sama meramaikan acara tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya bangsa.
“Wayang kulit adalah warisan budaya dunia. Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak masyarakat untuk menjaga, melestarikan, dan menjadikannya sebagai perekat kebersamaan,” ujarnya. (*)





