Terang Hingga Pelosok, 85 Persen Desa di Kaltim–Kaltara Kini Telah Berlistrik

oleh -
Editor: Ardiansyah
Hingga 2025, PLN mencatat 85 persen Desa di Kaltim–Kaltara kini telah teraliri listrik. Foto: HO/PLN
Hingga 2025, PLN mencatat 85 persen Desa di Kaltim–Kaltara kini telah teraliri listrik. Foto: HO/PLN

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN — Setelah bertahun-tahun hidup dengan penerangan terbatas, ribuan warga desa di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) kini mulai merasakan perubahan nyata. 

 

Hingga 2025, PT PLN (Persero) mencatat sebanyak 85,26 persen desa di dua provinsi tersebut telah menikmati aliran listrik, membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendidikan, dan penguatan layanan dasar masyarakat.

 

Bagi warga desa di pedalaman Kaltim dan kawasan perbatasan Kaltara, listrik bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan mendasar yang telah lama dinanti. 

 

Sebelum jaringan PLN menjangkau wilayah mereka, aktivitas warga kerap terhenti saat malam tiba, anak-anak belajar dengan penerangan seadanya, dan pelaku usaha kecil kesulitan mengembangkan usahanya.

 

Kondisi tersebut kini berangsur berubah. Melalui Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra), PLN terus memperluas jaringan listrik ke desa-desa yang selama ini menghadapi tantangan medan berat dan keterbatasan infrastruktur.

 

Sepanjang 2025, Rasio Desa Berlistrik (RDB) di wilayah Kaltim dan Kaltara mengalami peningkatan sebesar 1,54 persen, dari 83,72 persen pada 2024 menjadi 85,26 persen. Di Kalimantan Timur, RDB naik dari 89,02 persen menjadi 89,60 persen. Sementara itu, Kalimantan Utara mencatat lonjakan lebih signifikan, dari 78,42 persen menjadi 80,91 persen.

 

Peningkatan ini menegaskan bahwa upaya pemerataan listrik tidak hanya berfokus di wilayah perkotaan, tetapi juga menyasar desa terpencil dan kawasan perbatasan.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.