Saat Semen Padang degradasi, Teja ditarik Persib Bandung untuk musim 2020, debutnya di Persib saat tampil menghadapi Persela Lamongan 1 Maret 2020 era kepelatihan Robert Alberts.
Total ia sudah mencatat 88 pertandingan di kancah domestik, dan 7 laga di ajang kancah Asia. Artinya lima laga lagi ia akan catat penampilan ke-100 bersama Maung Bandung.
Kesuksesan Teja musim ini diakuinya tidak lepas dari kepercayaan dan kerja sama tim, khususnya di lini belakang. Ia mensyukuri pencapaiannya saat ini berkat kerja keras dari kuarter lini bertahan seperti nama-nama Patricio Matricardi, Julio Cesar, Federico Barba, Kakang Rudianto, dan Eliano Reijnders.
“Alhamdulillah senang, ya ini berkat pemain lain juga kan berkontribusi. Jadi ya nggak sendiri,” kata Teja. Meski demikian, kiper kelahiran 14 Maret 1994 ini tak cepat puas, timnya masih perlu berbenah dan meningkatkan kesolidan di lini bertahan.
“Pastinya kita akan selalu berbenah, mudah-mudahan kita juga bisa melakukan clean sheet lagi dan lagi untuk kedepannya. Saya berharap semoga kita bisa semakin kompak ke depannya,” harapnya. (*)







