Wawali Balikpapan Tegaskan Pembinaan Usia Dini Jadi Fondasi Kebangkitan Sepak Bola

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, saat Musyawarah Pemilihan Ketua Balikpapan All Star Tahun 2026-2030, di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Balikpapan, pada Jumat (30/1/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, saat Musyawarah Pemilihan Ketua Balikpapan All Star Tahun 2026-2030, di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Balikpapan, pada Jumat (30/1/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk membangun kembali prestasi sepak bola daerah dengan menempatkan pembinaan usia dini sebagai fondasi utama. 

 

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, saat Musyawarah Pemilihan Ketua Balikpapan All Star Tahun 2026-2030, di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Balikpapan, pada Jumat (30/1/2026).

 

Bagus menyampaikan, melalui sinergi KONI dan Balikpapan All Stars, pemerintah menargetkan dalam dua hingga tiga tahun ke depan Balikpapan sudah memiliki tim sepak bola kelompok usia 12 dan 16 tahun yang dibina secara terstruktur.

 

“Pembinaan harus dimulai sejak dini. Kita ingin punya tim usia 12 dan usia 16 yang benar-benar hasil pembinaan Balikpapan sendiri. Untuk itu, Askot PSSI Kota Balikpapan akan kita dorong menyusun program yang tepat dan berkelanjutan,” ujarnya.

 

Bagus menegaskan, anggaran yang bersumber dari APBD harus dimanfaatkan untuk memotivasi anak-anak agar berprestasi, bukan untuk membeli pemain dari luar daerah.

 

“KONI dan cabang olahraga jangan melakukan jual beli pemain. Tanggung jawab kita adalah membina anak-anak usia dini di Kota Balikpapan,” tegasnya.

 

Menurutnya, anggaran olahraga seharusnya digunakan untuk melengkapi sarana dan prasarana latihan, menyediakan peralatan yang memadai, serta menghadirkan pelatih yang memiliki program kerja jelas dan berbasis data.

 

“Olahraga tidak boleh dicampuri kepentingan lain. Fokus kita murni pembinaan. Kita ingin mencetak bibit atlet yang benar-benar lahir dari proses,” tambahnya.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.