Karena itu, pemerintah daerah berupaya menjaga agar Kukar Land tetap dilaksanakan dengan konsep yang terukur dan tidak mengabaikan efisiensi anggaran.
Kukar Land sebelumnya sempat direncanakan untuk kembali digelar pada 2025 dan bahkan telah melalui tahapan awal, seperti pelaksanaan sayembara logo.
Namun rencana tersebut ditunda sebagai bagian dari penyesuaian kebijakan anggaran daerah yang diprioritaskan untuk pembangunan.
Meski APBD Kutai Kartanegara pada 2026 mengalami penyesuaian Rendi menegaskan bahwa penyelenggaraan Kukar Land tidak akan menggeser alokasi anggaran untuk program pembangunan prioritas.
Pemerintah daerah, kata dia, tetap menjaga keseimbangan antara agenda pembangunan dan penyelenggaraan event.
Selain Kukar Land, Pemkab Kukar juga menyiapkan agenda festival lainnya sepanjang 2026. Salah satunya adalah Festival Pesisir Nusantara yang direncanakan digelar di Kecamatan Samboja pada awal tahun dan akan menghadirkan pengisi acara dari kalangan musisi nasional.
“Kami berkomitmen agar event-event yang digelar tetap berjalan tanpa mengganggu prioritas pembangunan di Kutai Kartanegara,” tutup Rendi.







