Untuk kembali menghidupkan karakter Dina setelah sekian lama, Nadya mengaku sempat merasa ragu. Namun ia kembali menonton film Kafir pertama untuk mengingat kembali karakter yang pernah ia mainkan.
“Awalnya takut nggak bisa balik ke karakter Dina. Tapi setelah nonton ulang Kafir pertama, akhirnya bisa. Rasanya seperti bertemu keluarga lama lagi, meskipun ada pemain baru yang ikut meramaikan,” tuturnya.
Berbeda dengan Nadya, pemeran Rani yang diperankan Asha Assuncao mengaku sempat mengalami pengalaman tak terlupakan selama syuting, meski bukan kejadian mistis langsung di lokasi pengambilan gambar.
“Waktu pulang ke hotel, aku melihat seseorang berbaju merah membawa kayu. Padahal sekitarnya hutan dan ladang. Saat itu aku habis syuting adegan teriak-teriak bareng kakek-nenek, jadi sempat kepikiran bisa tidur atau nggak,” cerita Asha.
Asha menambahkan, proses syuting berlangsung lebih dari satu bulan. Salah satu adegan terlama adalah pengambilan gambar bagian akhir di Bromo yang harus menunggu kabut selama delapan jam.
“Target penonton kami sebanyak-banyaknya. Kami semua sudah bekerja keras, jadi berharap seluruh masyarakat Indonesia bisa menikmati hasil kerja kami,” ujarnya.
Film ini juga didukung jajaran aktor senior dan papan atas, di antaranya Sujiwo Tejo sebagai Jarwo, Arswendy Bening Swara sebagai Kakek, Teddy Syach sebagai Herman, Mutia Datau sebagai Nenek, Nova Eliza sebagai Laila, Indah Permatasari sebagai Hanum, serta Rangga Azof sebagai Andi.

Antusiasme penonton Balikpapan pun terlihat jelas usai gala premier. Irza, salah satu penonton, mengaku film tersebut sangat menegangkan. “Saya sebenarnya penakut, filmnya serem banget, tapi memberanikan diri nonton. Filmnya bagus, sampai nggak bisa berkata-kata,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Abel, penonton lainnya. Meski mengaku hampir 90 persen menutup mata saat menonton, ia tetap menikmati film tersebut. “Bagus sekali, seram-seram tapi bikin penasaran dan ingin terus menonton,” katanya.
Adanya respons positif dari penonton Balikpapan, Kafir Gerbang Sukma diprediksi menjadi salah satu film horor yang paling dinantikan penayangannya di awal 2026. (*)






