Fasilitas Rampung, Operasional Insinerator Samarinda Masih Menunggu Kesiapan Dasar

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Ardiansyah
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Suwarso. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Suwarso. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

Sementara itu, kesiapan sumber daya manusia juga masih berlangsung secara bertahap.

 

Beberapa titik seperti Air Hitam, Loa Bahu, Bukit Pinang, dan Lempake telah dilengkapi dengan kepala kerja, operator, serta petugas keamanan. Adapun lokasi lainnya masih menunggu penyelesaian mesin dan penjadwalan uji coba sebelum penempatan personel secara penuh.

 

Aspek keselamatan kerja turut menjadi catatan penting. Suwarso mengakui bahwa ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja insinerator saat ini masih terbatas, padahal pekerjaan tersebut melibatkan suhu tinggi dan potensi risiko yang cukup besar.

 

“Bapak Wali Kota juga menekankan bahwa pekerja idealnya dilengkapi dengan pakaian khusus yang tahan panas. Pengadaan tersebut saat ini kami ajukan secara bertahap,” ungkapnya.

 

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, DLH menegaskan bahwa pelaksanaan uji coba maupun operasional insinerator tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa. 

 

Pemerintah daerah memilih memastikan seluruh aspek dasar, mulai dari akses, penerangan, hingga keselamatan kerja, benar-benar terpenuhi agar fasilitas ini dapat beroperasi secara optimal dan aman.

 

“Teknologi sudah tersedia, namun keselamatan dan kesiapan infrastruktur merupakan hal yang tidak dapat dikompromikan,” pungkas Suwarso. 

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.