Bambang menambahkan, berdasarkan informasi awal yang ia terima dari pihak kepolisian, motif penikaman diduga bukan perampokan, melainkan dipicu oleh dendam pribadi.
“Tidak ada barang yang hilang. Jadi bukan perampokan. Katanya ini karena dendam pribadi antara pelaku dan korban,” jelasnya.
Namun demikian, hingga saat ini polisi belum menemukan senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menikam korban.
Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Agus Fitriyadi, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan belum dapat memberikan keterangan resmi.
“Saya belum bisa memberikan pernyataan apa pun. Saat ini anggota kami masih melakukan penyelidikan. Mohon bersabar,” ujarnya.
Selain terduga pelaku H. Mansur, dua anak terduga pelaku turut dibawa oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.
Kasus penikaman ini masih dalam penanganan aparat kepolisian, guna mengungkap motif serta kronologi kejadian. (*)





