BorneoFlash.com, JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan purnabakti Kementerian Pertanian sebagai aset strategis bangsa.
Ia menilai pengalaman dan keahlian para purnabakti menjadi kunci transformasi pertanian dari hulu hingga hilir.
Mentan Amran menyampaikan hal tersebut saat bertemu purnabakti Kementan di Kalibata, Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Ia menekankan pentingnya kontribusi para senior agar kebijakan dan program pertanian berjalan efektif dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan itu, Mentan Amran memaparkan fokus Kementan pada penguatan sektor pangan, perkebunan, dan hilirisasi.
Langkah ini bertujuan mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing ekspor. Kementan memprioritaskan komoditas unggulan seperti kelapa, kopi, kakao, tebu, dan pala.
Mantan Menteri Pertanian Justika Baharsjah mengapresiasi arah kebijakan Mentan Amran dan menilai sektor pertanian semakin maju.
Mantan Menteri Pertanian Anton Apriyantono menilai capaian pertanian positif, tetapi mendorong fokus kebijakan yang lebih spesifik, terutama pada swasembada beras berkelanjutan. (*)





