Deputi Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, menyambut baik tuntasnya kesepakatan alokasi lahan strategis tersebut.
“Alhamdulillah, pada 23 Januari ini Otorita IKN bersama Ayedh Dejem Group telah menandatangani kesepakatan pengalokasian lahan seluas 9,7 hektare,” kata Sudiro.
Ia mengungkapkan, nilai investasi proyek ini diperkirakan mencapai sekitar Rp4 triliun. Tahapan awal akan difokuskan pada perencanaan detail, pengurusan perizinan, serta proses pelelangan kontraktor yang ditargetkan rampung dalam waktu maksimal satu setengah tahun sejak penandatanganan perjanjian.
“Pembangunan konstruksi fisik direncanakan mulai pertengahan tahun 2027 dan akan berlangsung secara bertahap hingga lima tahun ke depan,” jelasnya.
Realisasi investasi ini merupakan hasil dari proses panjang dan komitmen serius kedua belah pihak. Sebelumnya, Ayedh Dejem Group telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi IKN serta menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 8 Mei 2025.

Dalam agenda tersebut, turut hadir mendampingi jajaran Otorita IKN, antara lain Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Alimuddin, serta perwakilan dari Direktorat Investasi dan Kemudahan Berusaha, Direktorat Pembiayaan, dan Biro Sumber Daya Manusia dan Hubungan Masyarakat.
Langkah ini semakin menegaskan posisi IKN sebagai “Kota Dunia untuk Semua” yang dibangun melalui kolaborasi strategis antara pemerintah dan mitra swasta global. (*/Humas Otorita IKN)





