Lebih lanjut, Bagus menyebut Balikpapan sebagai salah satu kota dengan tingkat kondusivitas yang terjaga hingga saat ini. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi salah satu alasan Kalimantan Timur dipercaya sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN).
“Balikpapan adalah kota yang minim konflik karena masyarakatnya menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama. Ini adalah buah dari kehidupan bersama yang harus terus kita jaga dan rawat,” katanya.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan pada 10 Februari mendatang, Wakil Wali Kota turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat atas dukungan terhadap pembangunan kota selama ini.
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat. Pembangunan yang kita rasakan hari ini tidak lepas dari peran serta dan dukungan semua pihak,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat menyambut HUT ke-129 Kota Balikpapan dengan penuh antusiasme, namun tetap mengedepankan kesederhanaan, kreativitas, dan sinergi antarwarga.

“Mari kita rayakan dengan cara-cara yang sederhana namun bermakna, sehingga menjadi momen kebanggaan bersama bagi Kota Balikpapan yang kita cintai,” pungkasnya.
Perayaan Natal BAMAGNAS ini pun menjadi simbol kuat bahwa nilai keimanan, toleransi, dan semangat kebersamaan terus menjadi fondasi utama dalam perjalanan pembangunan Kota Balikpapan menuju masa depan yang lebih baik. (*)







