Perkuat Listrik IKN, PLN Sosialisasikan Pembangunan SKTT 150 kV Berbasis Kota Hijau

oleh -
Editor: Ardiansyah
Sosialisasi rencana pembangunan SKTT 150 kV yang akan menghubungkan GI Kuaro dengan GIS 4 IKN oleh PLN melalui Unit UIP KLT, pada Kamis (15/1/2025). Foto: HO/PLN UIP Kalimantan Bagian Timur
Sosialisasi rencana pembangunan SKTT 150 kV yang akan menghubungkan GI Kuaro dengan GIS 4 IKN oleh PLN melalui Unit UIP KLT, pada Kamis (15/1/2025). Foto: HO/PLN UIP Kalimantan Bagian Timur

BorneoFlash.com, NUSANTARA — PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). 

 

Salah satunya dengan menggelar sosialisasi rencana pembangunan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV yang akan menghubungkan Gardu Induk (GI) Kuaro dengan Gas Insulated Switchgear (GIS) 4 IKN, pada Kamis (15/1/2025).

 

Kegiatan ini merupakan bentuk keterbukaan informasi publik sekaligus upaya membangun sinergi dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan strategis di Kalimantan Timur. Sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (UPP KLT 1) sebagai bagian dari tahapan perencanaan dan pengamanan proyek kelistrikan.

 

Pembangunan SKTT 150 kV ini memiliki peran vital dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik, tidak hanya untuk kawasan inti IKN, tetapi juga wilayah sekitarnya. Infrastruktur ini dirancang untuk menjawab kebutuhan listrik jangka panjang seiring percepatan pembangunan dan pertumbuhan aktivitas di IKN.

 

Sosialisasi dihadiri oleh unsur pemerintah desa dan kecamatan, perwakilan TNI dan Polri, Kejaksaan, serta masyarakat yang berada di sepanjang jalur rencana pembangunan. Keterlibatan lintas sektor ini dinilai penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meminimalkan potensi kendala sosial maupun teknis di lapangan.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.