Bersama Tujuh Negara, Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza

oleh -
Penulis: Wahyuddin Nurhidayat
Editor: Ardiansyah
Arsip - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta (14/1/2026). FOTO : ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa
Arsip - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta (14/1/2026). FOTO : ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa
banner 300×250

BorneoFlash.com, JAKARTA – Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza bentukan Presiden AS Donald Trump untuk mendukung stabilitas dan perdamaian di Palestina.

 

Keputusan ini tercantum dalam pernyataan bersama Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan tujuh menteri luar negeri dari Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Kementerian Luar Negeri RI mengunggah pernyataan tersebut melalui media sosial pada Kamis (22/1/2026).

 

Delapan negara tersebut akan menandatangani dokumen keikutsertaan sesuai hukum nasional masing-masing. Mereka mendukung inisiatif perdamaian Trump dan mendorong Dewan Perdamaian berperan sebagai otoritas sementara di Jalur Gaza. Inisiatif ini tercantum dalam Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza yang didukung Resolusi 2803 Dewan Keamanan PBB.

 

Langkah ini diharapkan mempercepat perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Gaza serta menegaskan hak rakyat Palestina untuk mendirikan negara berdaulat sesuai hukum internasional.

 

Sebelumnya, Presiden Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza untuk mengawasi mobilisasi sumber daya internasional guna mendukung pemulihan Gaza. Namun, sejumlah negara Eropa menyampaikan kekhawatiran karena inisiatif ini berpotensi menggeser peran sentral PBB. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.