Pesawat ATR IAT Hilang Kontak di Maros, 10–11 Orang di Dalamnya, Pencarian Fokus di Pegunungan Karst Bantimurung

oleh -
Editor: Ardiansyah
Pesawat Indonesia Air Transport. Foto: HO/PT Indonesia Air Transport
Pesawat Indonesia Air Transport. Foto: HO/PT Indonesia Air Transport
banner 300×250

Hingga saat ini terdapat perbedaan data jumlah penumpang. Kemenhub melaporkan 10 orang di dalam pesawat, terdiri dari tujuh awak dan tiga penumpang, sementara data Basarnas dan AirNav menyebut 11 orang, dengan delapan awak dan tiga penumpang.

 

Basarnas Makassar mengerahkan ratusan personel Tim SAR Gabungan, lengkap dengan drone, kendaraan rescue, truk personel, dan dukungan TNI-Polri.

 

Pencarian dilakukan secara bertahap di wilayah perbatasan Maros dan Pangkep, yang dikenal memiliki medan ekstrem.

 

“Kami telah mengerahkan sortir pertama hingga ketiga, dengan total potensi SAR sekitar 360 personel,” kata Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan.

 

Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membenarkan bahwa pesawat tersebut merupakan pesawat patroli milik KKP.

 

Direktur Jenderal PSDKP KKP, Pung Nugroho Saksono, menyatakan pihaknya akan menerjunkan personel tambahan dan memantau langsung proses pencarian.

 

“Iya, itu pesawat patroli. Kondisi penumpang belum diketahui karena pesawat belum ditemukan,” ujarnya.

 

Informasi awal cuaca saat kejadian menunjukkan jarak pandang sekitar 8 kilometer dengan kondisi sedikit berawan. Namun, detail lengkap masih menunggu koordinasi lanjutan dengan BMKG.

 

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung, dan otoritas terkait memastikan pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala sesuai perkembangan resmi di lapangan. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.