Tertinggi di Kaltim, Balikpapan Targetkan Kota Sehat Wistara

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Alwiati. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Alwiati. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Namun demikian, Alwiati mengakui sektor kesehatan justru menjadi pekerjaan rumah utama. Meningkatnya angka stunting menjadi faktor pengurang nilai dalam penilaian Kota Sehat kali ini.

 

“Yang menjadi tantangan justru di bidang kesehatan, karena angka stunting kita naik. Itu yang menjadi minus dan harus segera kita benahi,” tegasnya.

 

Untuk meningkatkan status menjadi Wistara, Pemkot Balikpapan menargetkan seluruh tatanan, khususnya sektor kesehatan, dapat mencapai nilai maksimal. “Targetnya semua tatanan harus bernilai 100. Kesehatan harus kita dorong lebih tinggi lagi dengan inovasi dan penguatan program,” katanya.

 

Alwiati menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mewujudkan Kota Sehat yang paripurna. Evaluasi menyeluruh terhadap seluruh tatanan akan dilakukan guna mengidentifikasi kekurangan dan menyusun langkah perbaikan di tahun-tahun mendatang.

 

“Sinergi antar-OPD harus terus berlanjut dan ditingkatkan. Semua tatanan akan kita evaluasi kembali agar ke depan hasilnya bisa lebih maksimal,” ujarnya.

 

Sebagai informasi, penilaian Kota Sehat oleh Kementerian Kesehatan dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Pemkot Balikpapan menargetkan periode penilaian berikutnya menjadi momentum lonjakan prestasi dengan fokus utama pada penurunan stunting dan penguatan inovasi lintas sektor.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.