BorneoFlash.com, MADRID – Kebersamaan Xabi Alonso dan Real Madrid resmi berakhir. Pelatih asal Spanyol itu menyampaikan pesan perpisahan singkat namun emosional kepada klub dan para pendukung Los Blancos, tak lama setelah dirinya dipecat, pada Selasa (13/1/2026).
Pemecatan Alonso terjadi usai Real Madrid menelan kekalahan 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol 2026. Hasil pahit di laga El Clasico tersebut menjadi puncak dari serangkaian performa inkonsisten Madrid sepanjang paruh musim ini.
Tak hanya soal hasil di lapangan, posisi Alonso disebut semakin tertekan akibat retaknya hubungan dengan sejumlah pemain bintang. Ia dikabarkan terlibat cekcok dengan Kylian Mbappe, yang secara terbuka menolak permintaan Alonso untuk memberikan guard of honor kepada pemain Barcelona.
Ketegangan juga disebut terjadi dengan Vinicius Junior hingga Federico Valverde, membuat Alonso kehilangan kendali di ruang ganti.
Pesan Perpisahan Xabi Alonso
Tak lama setelah pemecatan diumumkan, Alonso menyampaikan pesan menyentuh melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengakui hasil yang diraih belum sesuai harapan, namun tetap menyampaikan rasa bangga pernah melatih klub sebesar Real Madrid.
“Babak karier saya ini telah berakhir, dan hasilnya tidak seperti yang kami harapkan. Melatih Real Madrid adalah sebuah kehormatan dan tanggung jawab besar,” tulis Alonso.







