Pemkot Balikpapan juga optimistis RDMP dapat menekan angka pengangguran dan kemiskinan di daerah. Namun demikian, Bagus menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlangsungan proyek tersebut, mengingat RDMP merupakan proyek strategis nasional dengan nilai investasi mencapai Rp127 triliun.
“Ini aset nasional yang luar biasa nilainya. Sudah sepatutnya kita jaga bersama,” tegasnya.
Selain berdampak pada sektor industri dan ketenagakerjaan, RDMP Balikpapan diharapkan mampu mengatasi persoalan distribusi energi di daerah.
Pemerintah optimistis antrean BBM dan kelangkaan LPG dapat diminimalkan, mengingat LPG juga menjadi salah satu produk yang dihasilkan dari kilang tersebut.
“Ke depan tidak ada lagi kemacetan karena antrean BBM atau kelangkaan LPG. Tentu infrastrukturnya harus disiapkan, termasuk penataan distribusi dan penertiban agen,” ujarnya.
Tak hanya itu, Pemkot Balikpapan juga berencana membuka jaringan gas baru bagi masyarakat sebagai bagian dari pemanfaatan hasil RDMP, sekaligus mendukung efisiensi energi rumah tangga dan industri kecil.
Beroperasinya RDMP Balikpapan, pemerintah daerah berharap ketahanan energi nasional semakin kuat, sekaligus membawa dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Balikpapan.








