BorneoFlash.com, SAMARINDA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mempertegas komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui penguatan program Gratispol pada tahun 2026.
Melalui kebijakan ini, pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dipastikan menjangkau mahasiswa daerah di seluruh jenjang pendidikan tanpa pengecualian.
Perluasan cakupan tersebut menjadi pembeda utama dibandingkan pelaksanaan program pada tahun sebelumnya.
Jika pada 2025 bantuan hanya diberikan kepada mahasiswa semester awal, maka pada 2026 Gratispol menyasar mahasiswa aktif di berbagai jenjang dan semester sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa asal Kaltim yang memenuhi ketentuan berhak memperoleh manfaat program tersebut pada 2026.
“Pada tahun 2026, pembiayaan UKT diberikan kepada seluruh mahasiswa Kalimantan Timur yang memenuhi persyaratan. Hal ini berbeda dengan pelaksanaan tahun 2025 yang masih terbatas bagi mahasiswa semester baru,” ujarnya, pada Sabtu (10/1/2026).
Ia menjelaskan, pendaftaran Gratispol pada awal tahun ini diprioritaskan bagi mahasiswa lama atau mahasiswa aktif yang berada pada semester dua hingga delapan dan sedang menempuh pendidikan di wilayah Kalimantan Timur.
Oleh karena itu, mahasiswa yang memenuhi kriteria diminta segera melengkapi persyaratan administrasi karena masa pendaftaran ditutup pada hari ini.





