Inspektorat Kaltim Proses Belasan ASN Terkait Pelanggaran Disiplin

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Ardiansyah
Inspektur Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Irfan Prananta. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Inspektur Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Irfan Prananta. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
banner 300×250

BorneoFlash.com, SAMARINDA  — Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menindaklanjuti hasil pemeriksaan terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang diduga melakukan pelanggaran disiplin berat sepanjang tahun 2025. 

 

Dari evaluasi sementara, tercatat belasan ASN yang memiliki catatan kehadiran tidak sesuai ketentuan dan berpotensi dikenai sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

 

Pelanggaran tersebut dinilai serius karena menyangkut kewajiban mendasar ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

 

Tingkat disiplin, khususnya terkait kehadiran, menjadi indikator utama profesionalisme dan tanggung jawab ASN dalam melaksanakan amanah jabatan.

 

Inspektur Daerah Provinsi Kaltim, Irfan Prananta, menegaskan bahwa pelanggaran administratif tidak dapat dipandang sebagai persoalan ringan. Menurutnya, disiplin kerja merupakan fondasi integritas ASN sebagai pelayan masyarakat.

 

Ia menjelaskan bahwa jumlah ASN yang terindikasi melakukan pelanggaran disiplin berat masih dalam proses pemutakhiran data. Meski demikian, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, jumlahnya mencapai belasan orang.

 

“Jumlah pastinya masih dalam tahap verifikasi, namun sejauh ini terdapat belasan ASN yang masuk dalam kategori pelanggaran disiplin berat,” ujar Irfan Prananta, pada Rabu (7/1/2026).

 

Lebih lanjut, Irfan menyampaikan bahwa mayoritas pelanggaran berkaitan dengan ketidakhadiran tanpa keterangan yang sah dalam jangka waktu cukup lama.

 

Akumulasi ketidakhadiran tersebut dinilai telah melampaui batas toleransi yang diatur dalam peraturan kepegawaian.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.