PLN juga memastikan kesiapan peralatan, kendaraan operasional, serta material cadangan guna mengantisipasi potensi gangguan. Sebanyak 172 titik prioritas pengamanan menjadi fokus utama, meliputi pusat keramaian, rumah ibadah, hingga fasilitas publik.
Selain itu, 77 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dipastikan beroperasi normal untuk mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik selama libur akhir tahun.
Salah satu lokasi prioritas pengamanan berada di kawasan Teras Samarinda yang menjadi pusat perayaan malam pergantian tahun.
PLN melalui UP3 Samarinda melakukan pengawalan intensif sejak sore hingga dini hari, termasuk pengecekan jaringan distribusi, gardu, serta titik-titik vital di sekitar lokasi kegiatan.
Langkah ini memastikan seluruh rangkaian acara doa bersama lintas agama dan hiburan masyarakat berlangsung tanpa kendala kelistrikan.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, turut mengapresiasi peran PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama malam pergantian tahun.
Menurutnya, dukungan kelistrikan yang optimal sangat penting untuk mewujudkan perayaan yang aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Dengan berakhirnya masa siaga Natal dan Tahun Baru 2025/2026, PLN UID Kaltimra menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan sistem serta menghadirkan pelayanan kelistrikan terbaik secara berkelanjutan bagi seluruh pelanggan. (*)






