BorneoFlash.com, ACEH – Jajaran Brimob Polda Kalimantan Timur (Kaltim) yang tengah melaksanakan penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) di wilayah Polda Aceh, Pada Senin (05/01/2026).
Satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang dipimpin Danki Penugasan AKP Elan Suherlan, S.H., diterjunkan untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan berupa pembersihan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana alam di Kabupaten Aceh Utara.
Sebelum diterjunkan ke lokasi, seluruh personel mengikuti apel gabungan di Mapolres Lhokseumawe yang dipimpin Kabag Ops Polres Lhokseumawe, Kompol M. Abdi Hendriyatna, S.I.K., M.H. Dari titik tersebut, pasukan langsung bergeser menuju SDN 8 Muara Batu di Desa Cot Seurani, Kecamatan Muara Batu, guna melakukan pembersihan material lumpur, sampah, dan sisa pohon tumbang yang menghambat akses sekolah.
Setibanya di lokasi, personel Brimob Kaltim bekerja bahu-membahu membersihkan ruang kelas, halaman, hingga jalur masuk sekolah.
Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan dengan aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi atas dedikasi personel dalam pelaksanaan misi kemanusiaan tersebut.
Beliau menegaskan bahwa keberadaan Brimob di Aceh mencerminkan tugas ganda—pengamanan sekaligus aksi sosial untuk membantu warga yang membutuhkan.
“Tugas Brimob tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pemulihan fasilitas umum seperti sekolah adalah bagian penting dari pelayanan kami kepada rakyat,” ujar beliau.
Dansat Brimob juga berpesan agar seluruh personel terus menjunjung nilai empati, profesionalisme, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas, terutama saat membantu masyarakat pasca-bencana.
“Teruslah berbuat baik di mana pun bertugas. Setiap langkah yang dilakukan adalah bagian dari pengabdian sejati Brimob untuk kemanusiaan. Jaga kehormatan kesatuan dan tetaplah menjadi garda terdepan dalam membantu sesama,” tutupnya. (*)





