APBD Menyempit, Pemkab Kukar Kunci Program Prioritas 2026

oleh -
Penulis: Ernita Sriana
Editor: Ardiansyah
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, memastikan tidak ada program prioritas daerah yang dihentikan pada 2026 meski struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengalami penurunan.

 

“Semua 17 Program Dedikasi sudah kita pastikan ada pembiayaannya. Tidak ada yang kita coret,” tegas Sunggono, pada Senin (5/1/2026). 

 

Ia menyampaikan, ruang fiskal Kukar pada 2026 memang lebih terbatas akibat berkurangnya transfer dari pemerintah pusat. Namun kondisi tersebut tidak membuat pemerintah daerah mundur dari komitmen pembangunan.

 

“Penyesuaian anggaran kita lakukan karena dinamika fiskal nasional. Transfer ke daerah berkurang, itu fakta yang harus kita kelola,” ujarnya.

 

Menurut Sunggono, langkah utama yang diambil pemerintah adalah menyisir ulang belanja agar tetap sejalan dengan kemampuan fiskal.

 

“Yang kita lakukan adalah efisiensi. Bukan memangkas program utama, tapi merapikan belanja yang masih bisa ditata,” katanya.

 

Ia menegaskan, sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia tetap mendapat ruang.

 

“Program Guru Ngajiku Terbaik dan beasiswa tetap kita jalankan. Itu tidak terganggu,” ucapnya.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani menilai struktur APBD 2026 telah disesuaikan secara realistis dengan kondisi keuangan daerah.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.